Headlines News :
Home » » Belajar Hipnotis

Belajar Hipnotis

Written By Henry Sakukurata on Minggu, 20 April 2014 | 03.55


Hipnotis?Apa itu hipnotis?Kata tante wiki sih hipnotis atau hipnosis itu adalah suatu kondisi mental (menurut state theory) atau diberlakukannya peran imajinatif (menurut non-state theory).Nah gue yakin deh readers udah lebih pinter dari gue tentang si hipnosis ini.Tapi gue punya pengalaman sendiri sama si hipnotis ini.


Duluu pas gue kelas 8 (2 smp) gue sempet putus asa gitu gara-gara gue ga ada semangat belajar.Tiba tiba pas gue ngelamun keidean sesuatu.Kira kira bisa ga ya ngehipnotis diri sendiri?Gue langsung searching di google cara ngehipnotis.Gue dapet beberapa cara dan tanpa basa-basi gue mulai praktek.

Gue praktek beberapa kali dan gagal.Akhirnya gue cari korban aja.

Korban pertama itu jelaas adik gue, dialah selama ini objek derita paling sabar dirumah gue hahahaha.Naah gatau gara-gara dia orangnya tukang maen-maen, gatau gara-gara gue baru belajar, si hipnotis ini ga berhasil sama sekali.Dan akhirnya gue putus asa.

Suatu saat gue lagi maen dirumah temen smp gue, dan mereka nanya-nanya siapa yang bisa ngehipnotis.Dengan pedenya gue jawab "Aku bisaaa!".Akhirnya gue ulangi cara yang kemaren.Tapi gue masih inget kata kata ini : "Meskipun ilustrasinya tidak sama, yang penting kita membawa si korban kedalam alam bawah sadar atau dalam kata lain tenang." okedeeh langsung aja gue aplikasiin.

Oh iya sebelumnya cara hipnotis itu banyak looh, di google juga banyak.Nah kalo yang ini cara gue :
  1. Siapkan orang untuk jadi target hipnotis, satu aja jangan dua apalagi banyak, kalau baru belajar takutnya ga terkendali.
  2. Pegang kedua tangan si target, lalu suruh ia menarik nafas bersamaan dengan nafas kita, lalu suruh buang perlahan bersamaan seperti tadi.
  3. Lakukan berulang selama tiga kali.Suruh dia tenang dan menutup kedua matanya.
  4. Setelah itu mulailah bercerita pada target sebuah ilustrasi yang membuat dia tegang kemudian tenang.Misalnya bicaralah pada target dan buatlah dia membayangkan jika ia sedang berada di pantai yang sedang panas-panasnya dengan posisi menghadap laut.Lalu ada seseorang kerabat yang memanggilnya dari belakang kemudian lari masuk ke hutan di pulau, suruhlah ia mengejarnya hingga bertemu.Namun ilustrasikan bahwa si kerabat korban terus berlalri dan sulit dikejar.(Dibagian ini suruh korban berlari dan mencari hingga kecapean)
  5. Lalu ditengah kecapean dan kebingungan, suruhlah korban kembali ke pantai dan mencari tempat untuk beristirahat, pohon kelapa misalnya.Pada bagian ini buatlah korban tenang setenang mungkin dengan mengilustrasikan suasana yang teduh dan nyaman karena angin yang membuat panasnya hilang,dll.
  6. Pada akhirnya berkatalah sebagai berikut : "Karena lelah..dan sekarang sudah menemukan tempat bersandar maka bersandarlah, lepaskan segala cape dan penat, tenanglah, dan rasakan ngantuk yang mulai datang perlahan, ngantuk, ngantuk, dan tidur tapi tetap mendengar perkataan saya" Sambil dipegang sedikit erat tangannya
  7. .Jika cara ini berhasil, cara membangunkannya mudah.Tinggal menggenggam tangannya lalu bilang "bangun!"


Gue berhasil beberapa kali tapi suatu saat ada yang GATOT alias GAGAL TOTAL.Salahsatu temen gue kemasukan dan gue gatau harus gimana.Akhirnya gue ngaji bareng temen-temen.Terus abis itu kita semua berusaha lupain kejadian itu.

Minggu depannya temen gue yang kemasukan pengen lagi dihipnotis di sekolah.Jelaas gue nolak!Ehh tapi dia mohon-mohon gituu jadi gue ga tega liatnya.Ahirnya gue turutin aja maunya.Tapi... apa yang terjadi selanjutnya?Dia kemasukan lagi -__-

Gue jadi ngerasa bersalah gitu, terus gue cari deh guru yang bisa (tanda kutip).Akhirnya sembuh deeh temen gue ini.Tapi abis itu gue diintrogasi sama guru gue.Terus gue jelasin sejujur-jujurnya.Naah darisitu gue jadi banyak dibekelin ilmu biar ga salah gunain ini bakat, terus gue juga dikasih tau kalo kaya begini itu mesti ada yang bimbing takutnya MENYIMPANG dan yang parahnya itu nyakitin si korban itu sendiri atau juga diri kita sendiri.

Soooo buat loo pada yang mau kaya begini mendingan pikir lagi dua kali.Ini tuh beresiko banget.Kalaupun mau mending cari pembimbing duluu, terus iman sama Allahnya kuatin dulu, dan gunain buat hal-hal yang positif.Setuju?
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya